Kontributor Utama : Dr. Valenchia, SpM, ChM
![]() |
Foto fundus atrofi optik kedua mata karena kompresi tumor kiasma. Credit: Foto Pasien dr. Valenchia, SpM, ChM |
Atrofi optik bukanlah penyakit tersendiri, melainkan merupakan akibat dari berbagai kondisi yang merusak saraf optik. Beberapa penyebab utama atrofi optik meliputi:
Penyakit Genetik
Penyakit Mata
Infeksi atau Peradangan
Trauma atau Cedera
Kompresi : Tumor kepala dapat menyebabkan kerusakan saraf optik.
Penyakit Sistemik
Gejala atrofi optik bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat kerusakan saraf optik. Beberapa gejala utama meliputi:
![]() |
OCT papil ganglion atrofi optik kedua mata karena kompresi tumor kiasma. Credit: Foto Pasien dr. Valenchia, SpM, ChM |
Untuk menegakkan diagnosis atrofi optik, dokter mata akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:
Karena atrofi optik merupakan tahap akhir dari kerusakan saraf optik, pengobatan terutama difokuskan pada pencegahan progresi kerusakan lebih lanjut. Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan meliputi:
Atrofi optik merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen. Meskipun tidak selalu dapat disembuhkan, deteksi dini dan manajemen yang tepat dapat membantu memperlambat progresi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada atrofi optik, segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata untuk evaluasi lebih lanjut.
Tag: Atrofi optik Optik Atrofi Kerusakan saraf optik Saraf optik pucat