Optical Coherence Tomography (OCT)

Definisi

Optical Coherence Tomography (OCT) adalah teknologi pencitraan non-invasif yang menggunakan prinsip interferometri cahaya koheren rendah untuk menghasilkan gambar penampang melintang dengan resolusi tinggi dari struktur mikroskopis di dalam jaringan mata. OCT memungkinkan visualisasi lapisan-lapisan retina dan struktur mata lainnya secara detail tanpa perlu kontak langsung, sehingga membuatnya aman dan nyaman bagi pasien.

Kegunaan Alat

Kegunaan alat Optical Coherence Tomography (OCT) antara lain:

  1. Diagnosis Penyakit Retina: OCT sangat berguna dalam mendeteksi dan memantau berbagai kondisi retina seperti degenerasi makula, edema makula, dan retinopati diabetik.
  2. Evaluasi Glaukoma: Dengan mengukur ketebalan lapisan serat saraf retina, OCT membantu dalam identifikasi kerusakan awal akibat glaukoma.
  3. Penilaian Gangguan Saraf Optik: OCT dapat mengungkap kelainan pada saraf optik, membantu dalam diagnosis neuropati optik dan penyakit lainnya yang mempengaruhi area tersebut.
  4. Perencanaan dan Evaluasi Terapi: Hasil OCT memberikan data kuantitatif mengenai kondisi retina dan jaringan sekitarnya, yang sangat berguna dalam merencanakan perawatan, intervensi bedah, maupun dalam memantau respon terhadap terapi.
  5. Penelitian dan Pengembangan: Karena kemampuannya untuk menampilkan struktur mikroskopis secara detail, OCT juga sering digunakan dalam riset ilmiah terkait penyakit mata dan inovasi teknologi medis.

Lama Pemeriksaan

Pemeriksaan OCT biasanya berlangsung sangat singkat, yakni sekitar 5 hingga 10 menit per mata. Prosesnya cepat dan tidak memerlukan kontak langsung dengan mata, sehingga pasien dapat menjalani pemeriksaan dengan nyaman dan minim risiko. Waktu pemeriksaan dapat bervariasi tergantung pada protokol yang digunakan dan kondisi pasien, namun secara umum OCT dirancang untuk memberikan hasil dengan efisiensi tinggi.

Hasil Pemeriksaan

Hasil pemeriksaan yang didapatkan dari OCT, antara lain:

  • Gambar Penampang Melintang: OCT menghasilkan gambar detail dari lapisan-lapisan retina, mulai dari internal limiting membrane hingga ke pigment epithelium. Gambar ini membantu dokter dalam melihat struktur mikroskopis secara langsung.
  • Pengukuran Ketebalan Lapisan: Data kuantitatif seperti ketebalan retina dan lapisan serat saraf retina (RNFL) sangat penting untuk memantau penyakit seperti glaukoma dan edema makula.
  • Peta Topografi: Hasil scan dapat disusun dalam bentuk peta atau grafik yang menunjukkan distribusi ketebalan dan adanya defek atau kelainan pada retina.
  • Data Kuantitatif: Selain gambar visual, OCT menyediakan angka-angka yang membantu dalam penilaian kondisi retina, seperti nilai rata-rata ketebalan, perbandingan antar area, dan parameter lainnya yang memudahkan diagnosis serta evaluasi progresi penyakit.

Dengan kombinasi gambar berkualitas tinggi dan data kuantitatif, OCT menjadi alat yang sangat penting dalam praktik oftalmologi modern untuk diagnosis dini, perencanaan perawatan, dan pemantauan perkembangan penyakit mata.


Tag: OCT Optical Coherence Tomography