Kontributor Utama : Adie Gustianto, SKM
Definisi
Diabetes Melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginga kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankres, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin (WHO, 1999)
Diet Diabetes Melitus adalah pengaturan pola makan yang dilakukan oleh penderita Diabetes Melitus dengan tujuan untuk membantu penderita diabetes melitus dalam mengintrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi penyakit.
Prinsip Diet
Manfaat Diet
Penatalaksanaan
Harus diingat Makanan sehat tidak harus rumit, beberapa perubahan sederhana dapat membuat pengaruh yang besar.
Makan sehat tidak hanya membantu mengelola glukosa darah (gula darah), tetapi juga membantu anda lebih selektif dalam memilih bahan makanan atau makanan. Saat anda memberi nutrisi pada tubuh dengan makanan berkualitas, tubuh anda akan berfungsi dengan baik.
Hal penting lainnya adalah Jangan tinggalkan sarapan, penderita diabetes melitus harus sarapan sebagai asupan kalori di awal hari.
Hal mudah adalah dengan mengubah isi piring makan anda, berikut adalah pembagian isi dalam piring makan yang baik (Makan sehari dapat dibagi menjadi 3 makan besar dan 2 selingan):
Pada penderita diabetes melitus setiap kali makan haruslah lengkap isi piringnya (adanya sumber karbohidrat, sumber protein dan serat).
KARBOHIDRAT
Untuk sumber karbohidrat disini adalah sumber energi terbesar jadi tetap harus dikonsumsi. Dalam kebutuhan sehari, asupan karbohidrat bisa sekitar 60% dari total kalori. Pemilihan bahan makanan sumber karbohidrat yang baik adalah
PROTEIN
Asupan protein sangat penting, asupan sehari dapat sebesar 10 - 15% dari total kalori. Terkecuali penderita diabetes melitus memiliki gangguan fungsi ginjal, asupan protein harus dibatasi agar tidak memperberat fungsi dari ginjal. Protein dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu protein Hewani dan nabati. Pemilihan bahan makan sumber protein yang baik adalah
SAYURAN
Asupan sayuran disini tidak kalah penting, karena merupakan sumber serat yang bagus untuk penderita diabetes. Sayuran merupakan bahan makanan dengan jumlah kalori paling kecil. Semua jenis sayuran dapan dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.
BUAH
Buah disini merupakan sumber karbohidrat juga (karena mengandung gula) namun disisi lain buah kaya akan vitamin, mineral dan serat yang sangat baik untuk tubuh. Maka dari itu asupan buah harus dibatasi yaitu 3 - 5 kali dalam sehari.
Setiap kali makan (Sarapan, Makan Siang dan Makan Sore) harus selalu ada buah, dan selingan (Selingan pagi dan selingan sore) sebaiknya dipilih untuk mengkonsumsi buah.
LEMAK
Batasi asupan lemak yang dikonsumsi dengan mengurangi teknik memasak menggoreng, variasikan dengan teknik memasak lain seperti mengukus, merebus ataupun menumis. Setiap kali makan tidak disarankan menggunakan teknik menggoreng lebih dari 2x (Misal pada makan siang teknik menggoreng hanya digunakan pada lauk hewani sedangkan untuk lauk nabati dan sayur menggunakan teknik lain)
SUMBER MAKANAN YANG DIHINDARI
Tag: Diet Diabetes Melitus