AT Torbi IOL

Artikel di bawah ini merupakan riwayat artikel yang dibuat pada tanggal 19 Oct 2026 17:55 (12 jam yang lalu).
Untuk melihat artikel ini dalam kondisi terupdate, silakan menuju halaman ini.

Deskripsi

ZEISS AT TORBI merupakan lensa intraokular (LIO) monofokal torik produksi Carl Zeiss Meditec AG, Jena, Jerman. Lensa ini dirancang untuk mengoreksi astigmatisme kornea reguler sekaligus mengganti lensa kristalin pada operasi katarak.

Ciri khas AT TORBI adalah desain optiknya yang bitorik, yaitu komponen torik terbagi pada permukaan anterior dan posterior lensa. Desain optiknya juga asferik dengan aberasi netral (aberration neutral). Untuk menjaga posisi lensa, AT TORBI memakai haptik plat dengan empat titik tumpu (4-haptic plate design) yang dirancang untuk meminimalkan rotasi.

Lensa ini dapat dimasukkan melalui insisi mikro (MICS), dengan ukuran 1,8 mm untuk sebagian besar kombinasi kekuatan lensa.

Keluarga AT TORBI terdiri atas:

  • AT TORBI 709M: versi non-preloaded.
  • AT TORBI 709MP: versi preloaded.
  • AT TORBI 719M dan 719MP: generasi penerus dengan desain dan bahan yang sama.

Perangkat

ZEISS AT TORBI 709M merupakan LIO satu bagian (single-piece) yang dapat dilipat, berdiameter optik 6,0 mm dan diameter total 11,0 mm, dengan angulasi haptik 0°. Bahan lensa adalah akrilik hidrofilik (25%) dengan sifat permukaan hidrofobik.

Spesifikasi lainnya:

  • Kekuatan (versi preloaded 709MP): sferis −10,0 D sampai +28,0 D dan silinder +1,0 D sampai +4,0 D, keduanya dengan kenaikan 0,5 D.
  • Ukuran insisi: 1,8 mm untuk kombinasi sferis −10,0 D sampai +28,0 D dengan silinder +1,0 D sampai +4,0 D. Untuk kombinasi lain hingga +32,0 D, ukuran insisinya 2,2 mm.
  • Konstanta A (label produsen): 118,3, dengan ACD 5,07.
  • Lokasi implantasi: kantong kapsular.
  • Injektor: BLUEMIXS® 180.
  • Rentang silinder keseluruhan: portofolio LIO torik ZEISS diproduksi dengan silinder hingga +12 D, sehingga dapat dipakai pada kasus astigmatisme tinggi.

 

Generasi penerusnya, AT TORBI 719M/719MP, memiliki desain optik dan bahan yang sama. Perbedaannya, kekuatan dinyatakan dalam ekuivalen sferis −8,0 D sampai +28,0 D dengan silinder +1,0 D sampai +4,0 D, konstanta A 118,4, dan indeks refraksi 1,46.

Indikasi

AT TORBI diindikasikan untuk koreksi afakia setelah ekstraksi katarak pada pasien dewasa yang memiliki astigmatisme kornea reguler, termasuk astigmatisme derajat sedang hingga tinggi. Lensa ini dirancang untuk fiksasi di dalam kantong kapsular.

Pencegahan

  1. Lakukan pengukuran keratometri dan topografi kornea untuk memastikan astigmatisme yang dikoreksi bersifat reguler. Astigmatisme ireguler, misalnya pada keratokonus atau parut kornea, tidak dapat dikoreksi secara optimal dengan LIO torik.
  2. Lepaskan lensa kontak sebelum pengukuran biometri dan keratometri, sampai topografi kornea stabil.
  3. Gunakan kalkulator LIO torik produsen, misalnya ZEISS Z CALC, yang memperhitungkan astigmatisme kornea posterior dan surgically induced astigmatism.
  4. Tandai aksis referensi sebelum operasi, atau gunakan sistem markerless alignment, agar lensa dapat diposisikan tepat pada aksis yang direncanakan.
  5. Bersihkan viskoelastik dari belakang lensa secara menyeluruh untuk mengurangi risiko rotasi pascaoperasi.
  6. Kapsulotomi (CCC) sebaiknya sirkular, tersentrasi, dan sedikit menutupi tepi optik agar lensa stabil.
  7. Refraksi manual sangat dianjurkan pascaoperasi.
  8. Jangan sterilkan ulang LIO dan jangan gunakan kembali lensa yang sudah dipakai.
  9. Pastikan kekuatan sferis, silinder, dan tanggal kedaluwarsa sebelum implantasi.

Kelebihan

Stabilitas rotasi. Desain haptik plat empat titik memberikan stabilitas rotasi yang baik di kantong kapsular. Pada studi prospektif 12 bulan terhadap 51 mata hiperopia dengan astigmatisme, rotasi lensa rata-rata 1,18 ± 1,35°, dan seluruh mata mengalami rotasi ≤ 5°. Pada mata Asia, rotasi absolut rata-rata setelah 3 bulan adalah 1,81°. Uji acak terkontrol juga menunjukkan bahwa stabilitas rotasi lensa torik haptik plat (AT TORBI 709M) lebih baik dibandingkan lensa torik haptik C-loop.

Koreksi astigmatisme yang dapat diprediksi. Dalam satu studi, 86% mata memiliki silinder refraktif ≤ 0,50 D dan 95% ≤ 1,00 D pascaoperasi, dengan aberasi orde tinggi okular yang rendah.

Referensi

  1. Carl Zeiss Meditec AG. ZEISS AT TORBI 709M / 709MP preloaded – Technical Specifications.
  2. Carl Zeiss Meditec AG. ZEISS AT TORBI 719M / 719MP – Technical Specifications.
  3. Carl Zeiss Meditec AG. ZEISS Toric IOLs Brochure.
  4. Tañá-Rivero P, Muñoz-Tomás JJ, Orts-Vila P, Artiaga-Elordi E, Pastor-Pascual F, Marín-Sánchez JM, García-Elskamp C. Clinical Results of a Monofocal Aspheric Bitoric Intraocular Lens with Plate Haptics in Hyperopic Eyes. Clin Ophthalmol. 2024;18. doi:10.2147/OPTH.S467523.
  5. Clinical Outcomes and Capsular Bag Stability of a Four-Point Haptic Bitoric Intraocular Lens. J Refract Surg. 2015;31(7):431–436. doi:10.3928/1081597X-20150518-11.
  6. Sun J, Bai H, Cui W, Wu X. Comparison of clinical outcome after implantation of two toric intraocular lenses with different haptic type: a prospective randomized controlled trial. Graefes Arch Clin Exp Ophthalmol. 2024;262(3).
  7. Efficacy of 4-haptic bitoric intraocular lens implantation in Asian patients with cataract and astigmatism. Korean J Ophthalmol.

Tag: Torik Silinder Astigmatisme